HEADLINE: Wiswa Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Penanganan Corona Covid-19, Bagaimana dengan Daerah?

HEADLINE: Wiswa Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Penanganan Corona Covid-19, Bagaimana dengan Daerah?

http://Nontonberita.com

Nontonberita.comHEADLINE: Wiswa Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Penanganan Corona Covid-19, Bagaimana dengan Daerah? – Penanganan kasus virus corona (Covid 19) semakin intens dilakukan. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mereduksi sekaligus pengobatan terhadap mereka yang terpapar corona Covid-19

Terbaru, pemerintah resmi menjadikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19. Peresmian dilalakukan langsung oleh Presiden Jokowi, Senin 23 Maret 2020.

“Saya sudah lihat sarana prasarana telah siap untuk menangani pasien Covid-19, ventilator siap, APD siap sehingga kita harapkan nanti sore RS bisa digunakan,” kata Jokowi usai melihat langsung kesiapan Wisma Atlet.

“Saya sudah lihat sarana prasarana telah siap untuk menangani pasien Covid-19, ventilator siap, APD siap sehingga kita harapkan nanti sore RS bisa digunakan,” kata Jokowi usai melihat langsung kesiapan Wisma Atlet.

Dari 7 tower Wisma Atlet, 4 tower akan digunakan untuk menangani pasien corona, yakni tower 1, 3, 6 dan tower 7. 

Tower 1 lantai 1 sampai 24 digunakan untuk dokter dan petugas medis. Kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.

Tower 3, lantai 1 sampai 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan menampung maksimal 1.750 orang.

Tower 6 secara utuh dari lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan menampung 1.750 orang. Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga pasien.

Sedangkan Tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Di lantai 1 akan digunakan sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD), lantai 2 untuk Insentive Care Unit (ICU), lantai 3 untuk ruang refreshing. Sementara itu, lantai 4 sampai 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas Tower 7 adalah 886 unit yang mencakup ruang rawat maksimum 2.458 pasien.

Presiden Jokowi mengatakan, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran siap menampung 3.000 pasien virus corona.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyatakan, begitu dibuka, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran langsung menerima pasien.

“Begitu sore dibuka, hanya dalam waktu sejam masuk 30 pasien,” tutur Arya di Kantor Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2020).

Arya mengatakan, pihaknya menyulap Wisma Atlet menjadi RS Darurat hanya dalam waktu empat hari. Berbagai alat kesehatan disediakan, mulai dari PCR, tes paru-paru, hingga tabung oksigen.

“Benar-benar layak sebagai RS. Kemarin puncaknya Pak Jokowi sudah meresmikan dan melihat, sehingga bisa melayani 1.500 pasien tahap pertama. Untuk tahap berikutnya akan menggunakan tower selanjutnya,” kata Arya.

Selain Wisma Atlet, Arya, Sinulingga menyampaikan, pihaknya akan menyediakan rumah sakit darurat Covid 19 di sejumlah daerah di Indonesia nantinya.

“Mulai diperintahkan Pak Erick Thohir cari di beberapa provinsi. Ini akan kami duplikasi, mencari tempat yang bisa menampung banyak orang. Kita mengejar supaya tempat-tempat itu bisa dijadikan rumah sakit darurat,” tutur Arya.

Arya melanjutkan, pihaknya menggandeng berbagai perusahaan swasta dalam penyediaan alat kesehatan dan logistik. Tercatat ada 10 perusahaan logistik sudah bergabung demi menyalurkan kebutuhan makanan dan alat kesehatan ke setiap daerah.

“Kebutuhan alat tes Covid-19 di beberapa provinsi masih kurang. Seperti PCR, dan lain-lain. Kami sedang mencari barangnya dari Swiss. Tahap pertama ada 10 alat lab yang akan disebar ke seluruh provinsi,” jelas dia.

 Arya melanjutkan, sejauh ini Kementerian BUMN akan menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama untuk memanfaatkan asrama haji sebagai rumah sakit darurat corona.

Alasannya, asrama haji dianggap memenuhi kriteria sebab bisa menampung orang banyak. Jika ini dimungkinkan, pihaknya akan segera mengeksekusi dengan bantuan sejumlah anak perusahaan di BUMN.

“Ini nanti disiapkan oleh Kementerian BUMN bersama seluruh anak perusahaannya,” ujar Arya.

HEADLINE: Wiswa Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Penanganan Corona Covid-19, Bagaimana dengan Daerah?

Rencananya, rumah sakit darurat di asrama haji ini akan ada di Bandung, Semarang dan Surabaya.

Wakil Ketua Umum IDI Abid Khumaidi menyatakan, rumah sakit darurat seperti halnya Wisma Atlet Kemayoran, juga dibutuhkan di daerah, khusunya daerah-daerah yang trennya mulai naik temuan positif coronanya, seperti Surabaya atau Jabar.

“Itu kan mulai daerah merah juga kan? Semua wilayah itu harus menyiapkan RS yang memang untuk Covid 19,” ujarnya, Selasa, (24/3/2020).

Rumah Sakit darurat Covid 19 Wisma Atlet, kata Abid, bisa jadi role model ideal bagi daerah dalam menyiapkan tempat penampungan darurat pasien Covid 19.

“Dalam hal ini pemerintah daerah harus menginisiasi agar ada rumah sakit darurat seperti Wisma Atlet,” ujarnya.

Abid menyatakan, saat ini tidak semua rumah sakit terpola untuk menghadapi kasus Covid-19. Rumah sakit yang ada, umumnya juga merawat pasien-pasien yang lain non Covid 19.

“Resiko kontak pasien dengan masyarakat tinggi, apalagi kekurangan APD. Jadi untuk sekarang masyarakat juga mesti diarahkan dalam satu tempat khusus untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

Untuk masalah kekurangan tenaga medis, nanti bisa disupport oleh pihak rumah sakit yang ada, baik itu dari rumah sakit pemerintah ataupun swasta.

“Atau bisa juga teman-teman dokter di wilayah itu,” jelasnya.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *