Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi

Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi

Nontonberita.com – Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi – Virus Corona tengah menjadi perbicangan warga dunia. Pasalnya, virus yang mampu mengakibatkan kematian ini dengan mudah menyebar. Perlu diketahui, virus yang secara resmi disebut sebagai COVID-19 oleh WHO ini memiliki cara penyebaran yang sama pada virus lainnya. Mulai dari melalui batuk, bersin maupun berjabat tangan.

 

Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi
Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi

Dampaknya, jika terpapar virus tersebut, seseorang akan mengalami pneumonia (kesulitan bernafas) hingga kematian. Namun, apakah ada cara mencegah virus itu?

Berdasarkan keterangan dari Nutrition Expert gummy multivitamin YOUVIT, Rachel Olsen, B.Sc. Global Nutrition Health, virus bisa dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh yang baik.

“Imunitas pada tubuh manusia sebenarnya bisa dijaga dengan nutrisi yang tepat tiap harinya, seperti dari sayur, buah dan sumber makanan alami lainnya,” ujar Rachel.

Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi

Mengenai hal itu, Rachel juga memberikan beberapa rekomendasi sumber nutrisi untuk mencegah virus tersebut. Berikut penjelasannya.

Vitamin A

Rachel menyarankan untuk menjaga asupan vitamin A harian, karena vitamin ini terlibat pada produksi dan fungsi sel darah putih yang membantu mengeliminasi patogen (virus) dan mencegah adanya penyakit infeksi. Zat ini bisa didapatkan dari wortel, ubi dan pepaya.

Vitamin B Kompleks

Selain itu, ada juga vitamin B Kompleks yang diperlukan oleh lebih dari 100 enzim dalam tubuh. Saat fungsi enzim ini dapat optimal, maka dia akan membantu kerja sel imun dengan lebih baik. Makanan yang kaya dengan vitamin B antara lain sayuran hijau (seperti daun singkong, bayam, kangkung) dan kacang-kacangan.

Vitamin C

Vitamin lain yang direkomendasikan oleh Rachel adalah vitamin C. Vitamin ini merupakan antioksidan yang bagus untuk produksi sel-T (sel imun tubuh). Zat terkenal ini paling tinggi terkandung dalam jambu biji.

Vitamin D

Vitamin D merupakan ragam zat penting lain yang dapat memberikan tambahan lapisan perlindungan pada sel imun dalam tubuh, sehingga pertahanan terhadap patogen bisa lebih maksimal. Vitamin ini bisa didapatkan dari matahari maupun makanan seperti jamur kancing, ikan tuna dan ikan salmon.

Vitamin E

Banyak yang tidak tahu bahwa vitamin E memiliki fungsi signifikan untuk membentuk antibodi. Rachel menyebutkan bahwa vitamin ini mempengaruhi pembentukan “natural killer cell” yang nantinya bisa “membunuh” benda asing seperti virus. Makanan yang tinggi dengan vitamin ini adalah kacang almond dan alpukat.

Selenium

Selain dari ragam vitamin, Rachel juga menyarankan mengonsumsi mineral seperti selenium. Zat ini dapat membantu memastikan produksi jumlah sel imun tubuh mencukupi. Kita bisa mendapatkannya dari jamur, telur dan ikan-ikanan.

Iodium

Mineral lain yang juga memiliki pamor untuk menjaga imunitas tubuh adalah iodium. Zat ini membantu memberikan asupan energi yang lebih baik agar kinerja sel imun dapat maksimal. Makanan yang tinggi iodium antara lain rumput laut, telur dan ikan.

Cegah Virus Corona, Ini Dia 7 Nutrisi Penambah Imun dari Ahli Gizi

Asupan Vitamin Harian Harus Teratur

“Sebenarnya makanan yang sudah saya sampaikan tadi, bisa ditemukan di sekitar kita. Tetapi karena gaya hidup aktif modern yang serba instan, secara tidak langsung kita tidak bisa memenuhi secara maksimal kebutuhan vitamin dan mineral harian ini,” ujarnya.

Gadis lulusan Denmark ini mengatakan pula bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengalami defisiensi nutrisi dan biasanya baru mengonsumsi vitamin saat mereka sudah merasa tidak enak badan.

Padahal asupan vitamin harian haruslah terus menerus, untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah infeksi oleh virus. “Intinya tubuh kita itu seperti kendaraan. Kalau tidak diisi bensin dan oli secara berkala, maka kendaraan itu tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik,” tambahnya lagi.

“Jalan keluar terbaik yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi tambahan multivitamin. Tetapi perlu diingat bahwa kita perlu teliti juga dalam memilih. Kita sebaiknya memilih yang kandungan AKG (angka kecukupan gizi) nya seimbang serta ragam vitamin dan mineralnya juga lengkap.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *