Jadi Miliarder Dunia, Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya

Jadi Miliarder Dunia Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya

nontonberita.com -Jadi Miliarder Dunia Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya – merupakan salah satu perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat. Bukan hanya sebagai wadah penyedia jasa jual-beli online atau e-commerce saja, melainkan juga pembuat perangkat lunak.

Dilansir dari laman Amazon mampu mengembangkan usahanya ke berbagai industri lainnya, dengan cara mengelola keuangan perusahaan dengan baik. Dilihat Jadi Miliarder Dunia, Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya

Jadi Miliarder Dunia, Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya –

Jadi Miliarder Dunia Tengok Cara Bos Amazon Kembangkan Usahanya –

Menurut perkiraan terbaru dari Synergy Research Group pangsa pasar AWS duduk di 33 persen pada Q2 2019 naik dua kali lipat dari pesaingnya yakni Microsoft Azure.

Pendapatan AWS juga melonjak 37 persen dari tahun ke tahun menjadi USD 8,4 miliar atau Rp 116 triliun karena Amazon berfungsi sebagai cloud hosting dan platform penyimpanan untuk persentase internet yang semakin besar.

Bisnis Periklanan

Perusahaan-perusahaan teknologi menghadapi tantangan ketika bekerja dengan Pentagon. Tahun lalu, sebuah program Pentagon bernama Project Maven, memicu pemberontakan di dalam Google. Sejumlah karyawan menentang teknologi Google digunakan dalam peperangan.

Para karyawan itu mengatakan, hal tersebut bertentangan dengan tujuan Google yang tidak melakukan hal berbahaya dan menyebutkan berisiko menggunakan teknologi kecerdasan buatan yang baru “lahir” dalam situasi mematikan.

Sementara itu, Bezos mengatakan mendukung karyawan yang memiliki pandangan kuat. Namun semua itu tergantung kepada para pemimpin perusahaan untuk memberikan panduan tentang proyek apa yang akan, dan tidak akan mereka lakukan.

“Menurut saya, jika teknologi besar membalikkan punggungnya dari Departemen Pertahanan, negara ini dalam masalah besar,” jelasnya.

Amazon sendiri ikut berkompetisi untuk memberikan layanan cloud computing di Pentagon. Namun, perusahaan pada bulan lalu mengajukan gugatan di pengadilan federal yang menentang keputusan Pentagon untuk memberikan kontrak cloud computing senilai USD 10 miliar kepada pesaingnya, Microsoft.

Amazon sebelumnya dianggap berpeluang besar memenangkan kontak Joint Enterprise Defense Infrastructure Cloud (JEDI), sebelum akhirnya Microsoft keluar sebagai pemenang. Kontrak tersebut merupakan bagian dari proyek modernisasi digital yang lebih luas di Pentagon.

Amazon sebelumnya mengatakan, politik menghalangi proses penawaran yang adil. Bezos sebagai CEO Amazon dan pemilik Washington Post, kerap mengkritik Presiden AS, Donald Trump.

 

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *