6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta, Lem Aibon Rp 82,8 Miliar

6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta, Lem Aibon Rp 82,8 Miliar

nontonberita.com – 6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta, Lem Aibon Rp 82,8 Miliar – Mendekati akhir tahun, masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan sejumlah usulan anggaran untuk APBD 2020. Namun, beberapa usulan dinilai tidak wajar oleh sejumlah pihak.

6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta, Lem Aibon Rp 82,8 Miliar
6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta, Lem Aibon Rp 82,8 Miliar

Salah satunya terkait anggaran dari pengadaan lem Aibon mencapai Rp 82,8 miliar dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberikan pengarahan kepada jajarannya terkait penyusunan anggaran itu.

Pada akun instagram miliknya @aniesbawedan, Anies menunggah video bertanggal 23 Oktober 2019 di mana dia menyisir dan menegur jajaran SKPD yang memasukkan anggaran tidak masuk akal.

“Minggu lalu memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk pembahasan rancangan KUA-PPAS dan RAPBD TA 2020. Jangan takut bila menemui masalah, kita akui bila ada masalah dan kita bereskan. Saya tidak ada masalah bila bapak/ibu ada yang melakukan kesalahan, tapi saya punya masalah dengan kesalahan yang berulang,” keterangan video yang diunggah Anies pada Sabtu (2/11/2019).

Anies menyatakan, kesalahan berulang tidak hanya karena SDM-nya, melainkan juga ada pada sistem penganggaran DKI Jakarta. Oleh karena itu, Pemprov DKI akan menyempurnakan terus sistemnya.

Ia mengingatkan, pertanggungjawaban penganggaran ini, tidak hanya pada manusia melainkan juga kepada Tuhan.

“Tanggung jawab bapak/ibu bukan kepada gubernur, tapi harus bisa menjelaskannya pada diri sendiri, kepada rakyat Jakarta dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulis Anies.

6 Usulan Tak Wajar Anggaran DKI Jakarta

Anggota DPRD DKI Jakarta, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mempertanyakan anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk pembelian lem Aibon yang mencapai Rp 82,8 miliar.

Hal ini disampaikan William melalui akun twitternya, @willsarana pada Selasa 29 Oktober 2019 malam. William menulis telah menemukan anggaran aneh pembelian lem Aibon senilai Rp 82 miliar lebih oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Ternyata Dinas Pendidikan mensuplai dua kaleng lem aibon per murid setiap bulannya. Buat apa?,” tulis William seperti dilansir dari Antara, Rabu (30/10/2019).

Dalam unggahan selanjutnya, William berjanji akan membongkar anggaran DKI Jakarta.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *