Operator Inggris Bergantung pada Huawei untuk 5G

Operator Inggris Bergantung pada Huawei untuk 5G

nontonberita.com – Operator Inggris Bergantung pada Huawei untuk 5G –  Surat kabar Inggris, The Observer, mengungkapkan operator-operator besar di Inggris membangun jaringan 5G mereka dengan bantuan dari Huawei. Perusahaan asal Tiongkok ini terlibat dalam pembangunan stasiun 5G di enam dari tujuh kota di negara tersebut.

Dilansir GSM Arena, Selasa (9/7/2019), operator-operator tersebut termasuk Vodafone, yang telah meluncurkan konektivitas terbaru itu.

Di sisi lain, Huawei juga membangun ratusan base transceiver station (BTS) untuk EE, serta sudah memenangkan kontrak dengan Three dan O2.

Sejauh ini, pemerintah Inggris belum memutuskan Huawei sebagai ancaman keamanan nasional. Sementara itu, perusahaan-perusahaan telekomunikasi tersebut memutuskan bekerja sama dengan Huawei untuk bagian-bagian non-inti dari sistem mereka, meskipun ada kemungkinan konsekuensinya.

Negara yang sudah menegaskan pemblokiran terhadap Huawei adalah Amerika Serikat (AS). Negara tersebut pada Mei lalu menempatkan Huawei pada Entity List, yang pada dasarnya melarang perusahaan-perusahaan AS menjalin bisnis dengan Huawei.

Pejabat Inggris dilaporkan sedang mempertimbangkan masalah ini, dan mereka masih berdebat tentang sejauh mana perusahaan tersebut harus dibatasi.

Masalah AS dan Huawei sendiri, salah satunya dilaporkan karena perang dagang antara AS dan Tiongkok. Selain itu, juga karena tudingan Huawei sebagai mata-mata Tiongkok

Adapun Huawei sebelumnya mengonfirmasi telah memiliki kontrak untuk 50 jaringan 5G, dengan total sekira 150 ribu BTS. Menurut laporan, para operator jaringan sendiri senang menggunakan peralatan Huawei.

Huawei Apple Jadi Panutan soal Privasi

Lebih lanjut pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei, mengatakan kepada Financial Times bahwa perusahaannya memang diminta oleh pemerintah Tiongkok untuk membuka kunci perangkat-perangkatnya. Namun, ia mengikuti langkah Apple dan menolak melakukannya

Dilansir Phone Arena Zhengfei menyebut Apple sebagai panutannya soal perlindungan privasi para konsumen. CEO Apple Tim Cook, dikenal dengan perkataannya bahwa Apple tidak akan menjadikan konsumennya sebagai produk.

Selain itu Zhengfei mengatakan data dimiliki oleh para konsumen Huawei. Soal pelacakan itu tergantung pada operator, bukan perusahaan yang memproduksi ponsel.

Kendati telah berulang kali menegaskan komitmennya soal privasi, pemerintah AS tetap tidak mempercayai Huawei. Bahkan, Chairman Huawei, Liang Hua, sampai menawarkan untuk menandatangani dokumen “no-spy” dengan negara mana pun. AS menuding Huawei menjadi kaki tangan pemerintah Tiongkok untuk memata-matai negara lain.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *