Dalang Tawuran Maut di Tangerang Ternyata Seorang Wanita

Dalang Tawuran Maut di Tangerang Ternyata Seorang Wanita

nontonberita.com – Dalang Tawuran Maut di Tangerang Ternyata Seorang Wanita – Siapa sangka, yang menggerakan puluhan anak muda untuk tawuranyang berujung maut di Sepatan, Kabupaten Tangerang, adalah seorang perempuan.

Dia adalah DA (16). Remaja putus sekolah ini memimpin kelompok Kutabumi yang melakukan penyerangan terhadap kubu Cadas hingga menewaskan seorang remaja berinisial RA (16). Dia memimpin lebih dari 20 pemuda dalam kelompok Kutabumi ini.

“Perannya sangat vital, dia yang mengomandoi, mengkoordinir lewat medsos untuk melakukan penyerangan,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolres Metro Tangerang, Senin (10/6/2019).

Jumlah anak muda yang dipimpin DA ini adalah pria semua. Yakni mereka yang masih duduk dibangku SMA/SMK dan tidak lulus sekolah.

Perannya sangat vital, dia yang mengomandoi, mengkoordinir lewat medsos untuk melakukan penyerangan,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolres Metro Tangerang, Senin (10/6/2019).

Dalang Tawuran Maut di Tangerang Ternyata Seorang Wanita

Jumlah anak muda yang dipimpin DA ini adalah pria semua. Yakni mereka yang masih duduk dibangku SMA/SMK dan tidak lulus sekolah.

Saat tawuran kemarin, DA lah yang mengajak, kemudian membalas semua komentar di postingan tersebut. Namun, saat tawuran, DA tidak berada di lokasi kejadian.

“Pascatawuran dia melarikan diri, sampai sekarang masih DPO bersama empat pemuda lainnya,” tutur Argo.

Kronologi Tawuran di Tangerang

Pascalebaran, ada saja kenakalan remaja di Tangerang. Pada Minggu dini hari, dua kelompok remaja tawuran di daerah Kampung Teriti, depan SDN 4 Karet, Desa Karet, Kecamatan Tangerang, Kabupaten Tangerang.

Berawal dari aksi saling tantang di media sosial, adalah kelompok Kutabumi dan Cadas. Keduanya mengamini ajakan ‘Malam minggu kita tarung’ di media sosial tersebut.

Lalu dipilih di daerah yang dianggap netral oleh keduanya, tercetuslah di daerah depan SD negeri tersebut. Dan terjadi duel antar kedua kelompok tersebut,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (10/6/2019).

Namun, dari pengeroyokan tersebut terdapat korban tewas yang mengalami luka tusuk di hampir seluruh anggota tubuhnya. Dia adalah almarhum AR (16). Saat tawuran, dia berlari dan tersandung batu, saat jatuh itu dia dikeroyok dengan berbagai senjata tajam dari kubu Kutabumi.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *