Mourinho Halangi De Bruyne Jadi Anak Asuh Jurgen Klopp

Mourinho Halangi De Bruyne Jadi Anak Asuh Jurgen Klopp

NontonBerita.Com – Kevin De Bruyne mengungkapkan bahwa Jose Mourinhopernah memblokir kepindahannya dari Chelsea ke tim asuhan Jurgen Klopp.

De Bruyne saat ini merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia. Ia menjadi pilar penting bagi kesuksesan Manchester City.

Namun dahulu ia pernah mengalami masa sulit di Inggris. Tepatnya saat masih bersama dengan Chelsea.

Ia pindah ke Chelsea pada tahun 2012. Namun setelah pindah ke Inggris, ia malah dipinjamkan ke Werder Bremen.

Setelah masa peminjamannya dari Bremen berakhir, Klopp ternyata meminatinya. Ia tertarik untuk merekrutnya ke Borussia Dortmund.

 

Jarang Bicara

“Ketika saya di Chelsea, ada begitu banyak berita di pers tentang hubungan saya dengan Jose Mourinho,” kata De Bruyne kepada The Players’ Tribune.

“Tapi sebenarnya saya hanya dua kali berbicara dengannya. Rencananya selalu bagi saya untuk dipinjamkan sebentar,” kenangnya.

“Jadi saya pergi ke Werder Bremen pada 2012, dan musim itu berjalan dengan baik.”

 

Dicegah Mourinho

De Bruyne sendiri mengaku menyambut undangan pria yang sekarang jadi manajer Liverpool itu dengan tangan terbuka. Namun sayangnya langkahnya dihentikan oleh Mourinho.

“Ketika saya kembali ke Chelsea pada musim panas berikutnya, beberapa klub Jerman ingin merekrut saya. Klopp ingin saya datang ke Borussia Dortmund, dan mereka memainkan jenis sepakbola yang saya sukai,” akunya.

“Jadi saya pikir mungkin Chelsea akan membiarkan saya pergi,” sambung De Bruyne.

“Tapi kemudian Mourinho mengirim sms kepada saya: ‘Anda bertahan. Saya ingin Anda menjadi bagian dari tim ini’,” ungkapnya.

 

Mourinho Kecewa

Mourinho memang menginginkannya bertahan. Namun ia hanya memberikan pemain asal Belgia itu kesempatan bermain sebanyak tiga kali saja di pentas Premier League.

Pada akhirnya, Chelsea malah melepasnya ke Wolfsburg. De Bruyne mengatakan Mourinho kecewa dengan keputusan untuk hengkang.

“Saya pikir Jose sedikit kecewa, tetapi untuk bersikap adil kepadanya, saya pikir ia juga mengerti bahwa saya benar-benar perlu bermain.”

“Jadi klub akhirnya menjual saya, dan tidak ada masalah besar sama sekali. Chelsea mendapat lebih dari dua kali lipat harga yang mereka bayarkan untuk saya, dan saya mendapatkan situasi yang jauh lebih baik di Wolfsburg.”

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *